Faktor Penyebab Harga Jual Mobil Bekas Turun Banyak

Faktor penyebab harga jual mobil bekas selalu turun banyak sebenarnya ada beragam. Maka dari itu setiap ingin menjual atau membeli mobil bekas sebaiknya Anda mengetahui hal tersebut. Dengan demikian Anda bisa meminimalkan harga jual pada mobil bekas dengan menghindari faktor penyebab turunnya harga yang cukup banyak.

Banyak orang yang membeli mobil berdasarkan kesukaan saja dan tidak memikirkan bagaimana nanti jika dijual. Hal ini dikarenakan banyak orang membeli mobil memang tidak berencana dijual, namun akhirnya harus dijual juga. Maka dari itu tidak heran jika banyak mobil bekas yang dijual dengan harganya turun banyak secara drastis.

Lantas apa saja faktor penyebab yang membuat harga jual mobil bekas selalu turun banyak? Beberapa faktor penyebab tersebut akan dijelaskan dibawah ini, sehingga bisa menjadi pertimbangan sebelum menjual mobil. Dengan begitu turunnya harga jual pada mobil bekas bisa dicegah dan tidak menimbulkan kerugian terlalu banyak.

Faktor Penyebab Harga Jual Pada Mobil Bekas Turun

Beberapa faktor di bawah ini dapat memengaruhi harga mobil bekas ketika akan dijual. Perhatikan hal ini untuk mengurangi risiko kerugian.

Mobil pernah di cat ulang

Penyebab harga jual mobil bekas cenderung turun banyak salah satunya mobil pernah di cat ulang. Sudah menjadi rahasia umum jika mobil pernah di cat ulang tentu akan turun drastis dibanding dengan mobil masih cat asli. Hal ini dikarenakan cat asli bawaan dari mobil memiliki kualitas cukup bagus daripada cat ulang.

Penggantian aksesoris tidak sesuai standar

Penggantian aksesoris pada mobil yang tidak sesuai standar jelas akan membuat harga jual menjadi turun drastis. Apalagi aksesoris yang dipasang harus memotong bagian pada mobil dan membuat mobil tidak standar lagi. Maka dari itu untuk bisa menjaga harga jual disarankan untuk memikirkan dengan baik aksesoris yang akan digunakan.

Baca juga : Promo Suzuki Pekanbaru

Bodi lecet dan warna kurang mengkilap

Faktor lain yang menyebabkan harga jual mobil bekas cenderung turun banyak adalah bodi lecet dan warna kurang mengkilap. Walaupun orang membeli mobil pasti mengutamakan mesin, namun tampilan luar tidak luput dari perhatian. Bodi lecet apalagi berkarat di banyak bagian tentu membuat pembeli tidak akan tertarik lagi apalagi warnanya pudar.

Jarak tempuh kilometer

Pembeli juga akan memperhatikan jarak tempuh kilometer pada sebuah mobil dengan memperhatikan jauh dekatnya. Mobil bekas yang sudah menempuh jarak ribuan kilometer tentu harganya akan berbeda dengan mobil kilometer sedikit. Hal ini akan memengaruhi penilaian dari pembeli yang menganggap mobil banyak digunakan  dan kualitas mesin tentu akan berbeda pula.

Warna tidak netral susah jualnya

Faktor penyebab lainnya harga jual mobil bekas menjadi turun banyak adalah warna tidak netral. Dalam mobil ada warna-warna netral seperti hitam, putih, silver harganya akan cenderung lebih tinggi. Sementara warna-warna lain seperti orange, merah, biru, kuning harga jualnya turun banyak. Dikarenakan penjual akan sangat susah menawarkan warna tersebut kepada pembeli.

Keuntungan Mengetahui Faktor Penyebab Turunnya Harga Mobil Bekas

Ada banyak keuntungan jika Anda mengetahui faktor turunnya harga mobil bekas jika dijual, seperti:

  1. Bisa melakukan pencegahan untuk menghindari faktor penyebab turunnya harga mobil bekas.
  2. Membuat harga mobil bekas jika dijual nilainya menjadi lebih stabil dan tidak turun banyak.
  3. Meminimalkan kerugian akibat dari penjualan mobil bekas.

Banyaknya faktor penyebab yang membuat harga mobil bekas cenderung turun tentu harus diketahui. Sehingga para pemilik mobil bisa menghindari faktor penyebab tersebut untuk akhirnya merawat mobil secara baik. Jika hal tersebut dilakukan dengan baik maka harga jual mobil bekas tidak akan turun terlalu banyak dan tetap stabil harganya. Cek laman disini sales-suzuki.id untuk informasi jual mobil suzuki di Pekanbaru.

Leave a Reply